Merespon banyaknya masalah yang muncul dalam implementasi Pembelajaran Jarak Jauh, Vutura bersama dengan beberapa SMK di Jawa Barat membuat seminar pembuatan chatbot untuk mencoba metode PJJ yang baru. Metode yang dimaksud adalah pembelajaran melalui chatbot. Webinar ini dilaksanakan pada Senin, 03 Agustus 2020. 

Webinar ini selain diikuti oleh Pengawas SMK Kabupaten Subang juga diikuti oleh perwakilan dari 17 SMK yang berada di subang dan sekitarnya. 

Webinar ini tidak hanya mengajarkan pembuatan chatbot yang dapat dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah, tapi juga peserta webinar langsung membuat chatbot mereka sendiri. Chatbot yang sudah dibuat dapat langsung diuji coba dan dikembangkan oleh masing-masing sekolah.

Pembelajaran Jarak Jauh yang diberlakukan oleh kementrian pendidikan merupakan respon cepat pemerintah untuk menjalankan sistem pendidikan namun tetap mengurangi kontak langsung selama pandemi. Namun, masih banyak kesulitan dan masalah (link ke blog) yang terjadi dilapangan.

Bapak Ajim, SPd.MM selaku salah satu Pengawas SMK Kabupaten Subang, dalam sambutannya mengatakan bahwa PJJ yang berada di lapangan belum efektif. Salah satu penyebab ketidakefektifan PJJ ini, karena memang sarana pembelajaran yang digunakan oleh guru maupun siswa ini belum tepat.

Maka dari itu, kegiatan webinar ini bertujuan untuk mendorong pembuatan dan penggunaan chatbot yang dapat memudahkan siswa dan sekolah dalam memberikan bahan pembelajaran. Chatbot yang dapat diakses melalui aplikasi chat seperti WhatsApp, LINE, atau Telegram diperkirakan dapat memudahkan aksesibiltas bahan belajar.

“Dengan webinar ini diharapkan terjadi peningkatan efektifitas pembelajaran” tambah bapak Ajim.

Chatbot yang dibuat juga tidak hanya khusus PJJ saja. Penggunaan chatbot dapat menjadi solusi untuk SMK yang mengadakan kegiatan praktek lapangan atau Prakerin (Praktek Kerja Industri) dimana siswa masih tetap bisa mendapatkan materi pembelajaran dari sekolah saat masa praktek.

Kedepannya Pak Ajim menginginkan adanya lebih banyak sekolah yang mau ikut serta dalam penyebarluasan penggunaan chatbot, terutama bagi sekolah yang membutuhkan chatbot dalam sistem PJJ.

Herjuna Dony, CMO dari Vutura, berharap dengan adanya webinar ini akan muncul solusi-solusi yang dapat mendukung proses pembelajaran siswa kedepannya. Selain itu, Vutura juga berkomitmen dalam membantu perkembangan dan implementasi teknologi chatbot di Indonesia.