This image is the potrayal of COVID-19. This image is connected with the post that explaining about how business should act on the COVID-19 breakout.

Saat tulisan ini dibuat, wabah COVID-19 secara global sudah melebihi 209.839 kasus secara global. Di Indonesia terdapat 309 kasus dengan konfirmasi positif COVID-19. Untuk mencegah penyebarannya banyak perusahaan yang mengambil langkah mendahui keputusan pemerintah yaitu melakukan bekerja remote atau Work From Home.

Dengan adanya wabah seperti ini, para pemimpin bisnis harus mengontrol situasi selagi memastikan keselamatan dan keamanan karyawan, membatasi dapak klien dan tetap menjaga operasi bisnis tetap efisien dan efektif. Tapi penyesuaian ini akan sangat sulit dan tidak nyaman. Mengingat rantai penjualan dan pemasokan akan terganggu dan operasional pastinya akan tersendat. 

Krisis yang terjadi secara global, masif, dan cepat ini mendatangkan ketakutan secara psikologis untuk berada di tempat kerja, terutama seperti yang sedang terjadi di Jakarta. Sekarang banyak perusahaan yang merubah sistem bekerjanya hingga setidaknya sampai adanya langkah nyata dari pemerintah dan juga vaksin ditemukan.

Vutura sendiri merespon dengan tegas dan cepat melakukan perubahan sistem kerja yang jelas. Berikut adalah berberapa strategi dalam memimpin bisnis saat wabah COVID-19 jika Anda dan tim tidak terbiasa bekerja terus-menerus dari rumah.

Tetap Tenang dan Lebih Empati

Memimpin dalam keadaan chaos mengharuskan para pemimpin bisnis menjadi orang yang paling tenang agar dapat mengambil keputusan yang benar. Tapi karyawan tidak hanya membutuhkan rasa tenang tapi juga rasa empati. Sebagai pemimpin, membaca situasi di tengah karyawan sangat diperlukan, seperti mungkin mereka merasakan kecemasan dan panik hingga menurunkan kualitas kerja.

Karena panjangnya masa darurat COVID-19 strategi menjalankan bisnis secara remote harus sangat matang dan memerlukan kepemimpinan yang baik.

Tindakan Cepat dan Koordinasi Penuh

Bertindak cepat dalam mengambil keputusan untuk keselamatan karyawan adalah keharusan, dan melakukannya harus secara terkoordinasi. Dalam memberlakukan kebijakan untuk bekerja remote atau bekerja dari rumah secara mendadak tanpa persiapan hanya akan menambah ketidak-teraturan dalam bekerja. 

Di Jakarta sendiri, perusahaan yang mengadakan WFH sebagai respon social distancing disalah artikan oleh para karyawan sebagai liburan, bahkan hingga ada istilah ‘Libur Covid-19’. Meskipun langkah cepat yang diambil tepat, tapi eksekusi tanpa koordinasi yang baik menimbulkan masalah baru yaitu rendahnya produktifitas kerja.

Terapkan Aturan Tim

Untuk meningkatkan koordinasi yang baik, aturan yang jelas harus dibekerlakukan. Saat memutuskan untuk bekerja dari jarak jauh, langkah pertama dari Vutura adalah menetapkan aturan tim saat melakukan kerja remote. Aturan ini adalah praktik yang harus dilakukan oleh semua orang di Vutura. Sebelum memutuskan aturan apa yang cocok untuk kalian, coba pertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Seberapa sering kita bertemu sebagai tim dan berapa lama?
  • Saat melakukan pertemuan daring platform apa yang akan kita pilih, apakah seperti Zoom atau Google Meet?
  • Bagaimana kita memastikan orang hadir dan melakukan tugas?
  • Bagaimana berbagi file kerja yang bersifat rahasia? Apakah menggunakan Google Drive atau Trello?
  • Seberapa seringkah kita melakukan telepon? Atau lebih banyak memakai teks dan email dibandingkan dengan telepon dan video call?

Ada banyak pertanyaan yang bisa dimasukan sebagai pertimbangan. Komunikasikan dengan tim akan hal itu untuk menentukan aturan yang akan dipilih

Survey dari PwC, persentase perusahaan yang terdapampak langsung dari COVID-19
54% perusahaan terdampak masalah karena COVID-19

Lakukan Obrolan Pagi

Bayangkan setiap hari Anda tiba dikantor, berbicara dengan resepsionis, kemudian bertemu dengan karyawan lain, bersapa dengan office boy, memesan kopi, tapi sekarang mereka tidak ada. Sekarang semuanya sedang melakukan isolasi mandiri. Mulai merasa sendirian?

Untuk menekan rasa kesepian, saya sarankan untuk melakukan obrolan pagi harian selama berberapa menit. Sekarang semua karyawan tidak akan bertemu secara fisik dan berinteraksi sepersi biasanya, mulailah dengan meluangkan waktu selama berberapa menit di pagi hari untuk mengobrol sebelum bekerja. Curhatlah. Ceritakan apa yang kemarin terjadi, apa yang sekarang dirasakan, apa yang akan dilakukan, lontarkan berberapa candaan ringan, dan sebagainya. Ini adalah interaksi yang sangat diperlukan dalam keadaan yang tidak pasti seperti sekarang.

Lakukan Check-in Rutin

Vutura sudah melakukan sistem check-in disalah satu platform obrolan untuk internal perusahaan. Namun kali ini berberada, check-in yang dilakukan tidak hanya untuk mengetahui apa karyawan bisa hadir atau tidak. Check-in dapat menjadi informasi apa yang akan dilakukan setiap individu pada hari itu, dan menjadikan catatan pengingat juga bagi mereka apa yang harus mereka lakukan hari itu. Terlebih dalam kondisi seperti ini, check-in juga dilakukan untuk mengetahui kabar semua orang di dalam tim. Gunakan kesempatan ini untuk semakin dekat dan peduli dengan karyawan Anda, kalian akan berterima kasih kepada satu sama lain

Kita semua dapat mengirimkan apapun ketika check-in, seperti artikel, meme lucu, video talk-show, lagu, atau stand-up comedy. Hiburan kecil dari rekan kerja akan jadi suntikan semangat untuk bekerja di saat isolasi begini. Tapi jangan kelewatan ya, jangan sampai ada yang tersinggung.

Forum Diskusi

Kita semua yang biasanya bertemu secara fisik saat bekerja, cenderung terbiasa dengan obrolan-obrolan yang memunculkan ide. Saat Anda dan tim Anda melakukan diskusi atau mengobrol biasanya akan memunculkan ide-ide ajaib yang penting. Atau obrolan yang mengingatkan kalau ada tugas yang terlewat juga penting. Tapi bagaimana dengan bekerja remote?

Coba buat forum dimana semua karyawan dapat berteriak-teriak, tertawa, memuji, dan mendiskusikan semua hal yang mereka pikirkan. Dengan forum seperti ini dapat membantu melepas tekanan dan rasa kesepian, walaupun jauh tapi tetap bisa dekat di hati dan menjaga koneksi.

Penutup

Daripada memaksakan bisnis berjalan namun rekan kerja menjadi terancam COVID-19 atau meliburkan seutuhnya malah melumpuhkan bisnis Anda, rubahlah kepemimpinan Anda menjadi Proaktif melindungi namun tetap produktif.

Jangan biarkan wabah COVID-19 menjadikan kepemimpinan dan bisnis Anda buruk. Mungkin dengan melakukan sistem Work From Home bisnis Anda mengembangkan strategi kerja yang lebih fleksibel namun tetap produktif, seperti yang Vutura lakukan.