Kehadiran pandemi ini memunculkan perasaan-perasaan serta kebiasaan baru pada masyarakat. Terdapat banyak pergeseran serta perubahan perilaku konsumen yang terjadi setelah munculnya pandemi. Mulai dari kebiasaan kecil pada kehidupan sehari-hari hingga kebiasaan yang mengubah gaya hidup.

Lantas, seperti apa perubahan perilaku konsumen yang terjadi pada kondisi saat ini? Apakah perubahan serta pergeseran perilaku konsumen yang terjadi saat ini dapat menjadi hal yang berlangsung lama? Dibawah ini Vutura akan membahas mengenai perubahan perilaku konsumen di masa pandemi.

Faktor Perubahan Perilaku Konsumen

Pandemi menyebabkan munculnya berbagai kondisi yang sebelumnya tidak pernah diprediksi oleh masyarakat, salah satunya adalah guncangan ekonomi yang menyebabkan banyaknya bisnis yang gulung tikar sehingga meningkatkan jumlah pengangguran. Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Accenture terhadap masyarakat yang terkena dampak pandemi. 64% diantaranya menjadi lebih aware dengan kesehatan diri sendiri, namunĀ  82% dari responden merasa lebih khawatir dengan kondisi ekonomi yang terdampak karena pandemi. Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya masyarakat lebih peduli akan kondisi ekonomi daripada kesehatan mereka sendiri.

Selain itu, kondisi seperti ini juga mengharuskan masyarakat untuk menerapkan social distancing menyebabkan masyarakat memilih untuk meminimalisir kegiatan diluar rumah.

Berdasarkan faktor-faktor yang ada diatas, apa saja bentuk perubahan perilaku konsumen yang terjadi saat ini?

Berkurangnya minat kegiatan outdoor

Dengan adanya beberapa protokol kesehatan yang perlu dilakukan untuk menghindari persebaran virus menyebabkan menurunnya ketertarikan konsumen untuk membeli tiket konser, tiket pesawat, serta kegiatan yang dilakukan di tempat terbuka lainnya. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh IBM mengenai perilaku konsumen pada masa pandemi, 75% responden menunjukkan bahwa mereka tidak berminat untuk mengunjungi atau menghadiri kegiatan di luar rumah pada tahun 2020. Terkecuali bar dan restoran yang diprediksi aman dalam beberapa bulan ke depan. 

data perilaku konsumen di masa pandemi

Maraknya bisnis rumahan

Akibat dari meningkatnya angka resesi karyawan menyebabkan meningkatnya bisnis rumahan untuk mempertahankan kondisi ekonomi mereka. Tetapi, meningkatnya berbagai bisnis rumahan nyatanya sesuai dengan jumlah demand konsumen. Bisnis kecil atau bisnis rumahan pun seringkali membangun tren baru makanan atau minuman yang mampu memikat konsumen.Sehingga lebih banyak konsumen memilih untuk membeli produk hasil produksi rumahan yang juga sebagai bentuk support pada bisnis lokal.

Belanja online yang semakin meningkat

Hal ini tentu saja terjadi karena adanya aturan pemerintah untuk meminimalisir kegiatan di luar. Sehingga masyarakat lebih memilih untuk memenuhi kebutuhan serta keinginan mereka dengan berbelanja secara online pada marketplace ataupun e-commerce.

Layanan konsumen berbasis online

Masyarakat saat ini lebih memilih untuk melakukan kegiatan apapun yang berbasis contactless. Salah satunya adalah meningkatnya minat akan layanan konsumen yang berbasis online. Hal ini tentu saja agar masyarakat tetap mendapatkan layanan sesuai yang dibutuhkan tanpa harus keluar rumah.

Apakah perubahan perilaku konsumen akan bersifat permanen?

Perubahan perilaku konsumen saat ini tentu saja terjadi karena adanya dorongan dari perubahan kondisi yang memaksa mereka untuk beradaptasi dengan kondisi tersebut. Namun, ada kemungkinan perilaku konsumen saat ini bertahan hingga jangka waktu yang cukup lama. Hal ini disebabkan karena konsumen pun membutuhkan waktu untuk melakukan penyesuaian kembali pada kebiasaan dan perilaku lama mereka. Konsumen tentu saat ini sudah terbiasa untuk berbelanja atau melakukan aktivitas dengan kontak fisik yang minim dan melakukan protokol kesehatan kapan dan dimana saja karena masih belum merasa aman sejak hadirnya pandemi ini.

Logo Vutura

Tingkatkan Efisiensi Bisnis Anda Di Masa Pandemi