Di era teknologi saat ini, berbagai lapisan masyarakat dengan usia yang beragam tentu sudah tidak asing dengan penggunaan internet. Terlebih saat ini masyarakat sudah sangat terbiasa untuk berkomunikasi menggunakan berbagai aplikasi chat. Dengan tingginya penggunaan internet dan penerapan teknologi di masyarakat, saat ini berbagai brand tengah berlomba-lomba untuk membuat aplikasi guna mendekatkan dan mempermudah konsumen untuk melakukan transaksi dengan brand tersebut. Tetapi efektifkah penggunaan aplikasi tambahan jika dibandingkan dengan memanfaatkan aplikasi chat?

Kali ini Vutura akan mengulas perbandingan antara Chat vs mobile app yang tentu dapat Anda pertimbangkan untuk bisnis Anda.

Mana yang lebih unggul?

Mobile App

Membuat aplikasi bisnis sebagai bentuk strategi pemasaran mungkin dapat menjadi upaya yang baik untuk meningkatkan customer experience dan attention. Seperti dengan membuat diskon khusus transaksi dengan aplikasi atau keuntungan-keuntungan lainnya yang dapat diberikan kepada konsumen dengan menggunakan aplikasi tersebut.

Tetapi, seperti yang dilansir pada Open Market, bahwa sekitar 52% dari aplikasi bisnis kehilangan setengah dari pengguna puncaknya dalam tiga bulan setelah peluncuran. Hal ini disebabkan karena rata-rata pengguna smartphone menghabiskan 70% waktunya hanya untuk tiga aplikasi yang paling sering digunakan. Yang dimana penggunaan tiga aplikasi tersebut hanya berisikan aplikasi social media dan aplikasi chat.

ilustrasi chat vs mobile app
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

Aplikasi Chat

Menggunakan aplikasi chat sebagai wadah untuk meningkatkan ketertarikan mungkin dapat menjadi upaya yang tepat juga, karena sebagian besar pengguna smartphone lebih cenderung memanfaatkan aplikasi yang sudah ada ketimbang mengunduh aplikasi baru yang memakan memori lebih banyak. Hal ini membuktikan bahwa konsumen merasa lebih nyaman dan lebih familiar dengan aplikasi chat.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia pada tahun 2018 mengenai penggunaan internet di Indonesia, penggunaan aplikasi pesan instan di Indonesia sangat tinggi. Hal ini dapat dibuktikan dari 2,500 responden, 89,35% diantaranya adalah pengguna aplikasi berkirim pesan seperti Line, WhatsApp, Telegram, serta aplikasi serupa lainnya. Hal ini tentu saja menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi berkirim pesan lebih unggul dibandingkan dengan aplikasi tambahan untuk melakukan transaksi secara online.

Kesimpulan

Memanfaatkan aplikasi chat sebagai media pemasaran dapat menjadi upaya yang lebih efektif dan juga lebih mudah untuk mendapatkan perhatian konsumen. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan customer experience lewat aplikasi pesan adalah dengan menggunakan chatbot. Dengan Vutura, Anda tentu bisa membuat sendiri chatbot bisnis Anda dengan mudah tanpa harus memahami coding. Karena dengan Vutura, semua bisa punya chatbot.

Logo Vutura

Permudah Bisnis Anda Dengan Chatbot